Ramadhan tiba, selain kolak
dan kurma ada yang khas tentunya ketika waktu berbuka telah berlalu, shalat
tarawih. Tahukah Anda jika gerakan-gerakan dalam shalat dapat meningkatakan
fleksibilitas dan kebugaran otot tubuh Anda, begitu juga dengan shalat tarawih
yang umumnya memiliki durasi lebih panjang.
Dr. Ibrahim B. Syed, Ph. D, seorang profesor
kedokteran klinis dari University of Louisville School of Medicine mengatakan
bahwa tingkat metabolisme otot akan meningkat ketika melakukan shalat juga
menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot. Keadaan in akan menyebabkan
vasodilatasi, yaitu peningkatan kaliber darah, sehingga memungkinkan darah
kembali mengalir ke jantung dengan mudahnya.
Menurutnya juga, glukosa darah dan plasma insulin mulai meningkat dalam waktu 1
jam atau lebih setelah berbuka puasa. Glukosa dan gula darah mencapai tingkat
tinggi dalam waktu 1 atau 2 jam kemudian. Saat masuk salat tarawih, glukosa
yang beredar akan dimetabolisme menjadi karbon dioksida dan air agar tetap
stabil.
Selain shalatnya, doa-doa yang dilantunkan selama Tarawih membantu pengeluaran
kalori ekstra dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, mengurangi stres,
kecemasan dan depresi.
Ada juga beberapa manfaat seperti berikut :
- Menjaga kebugaran fisik
Saat melakukan sedikit upaya tambahan dalam melakukan salat Tarawih, terjadi
peningkatan daya tahan, stamina, fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Shalat akan
menghasilkan suatu perubahan fisiologis yang sama seperti ketika jogging atau
berjalan, namun tanpa ada efek samping apapun.
Penelitian yang dilakukan terhadap 17.000 orang alumni Harvard memberikan bukti
kuat bahwa latihan aerobik setara dengan joging sekitar 3 mil sehari,
meningkatkan kesehatan dan dapat memperpanjang usia. Pria yang mengeluarkan
energi sekitar 2000 kkal setiap minggu memiliki angka kematian 1/4 sampai 1/3
kali lebih rendah dibandingkan yang sedikit atau tidak berolahraga.
- Menambah daya tahan lansia
Makin tua diri kita makin berkurang pula aktivitas yang dapat kita lakukan. Hal
tersebut dikarenakan tulang kita yang makin menipis. Apabila kita tidak
merawatnya, maka resiko terkena osteoporosis makin besar. Gangguan seperti ini
paling sering dialami oleh wanita yang memasuki menopause aibat adanya
penurunan hormon estrogen.
Gerakan berulang dan teratur selama salat membuat kekuatan otot, tendon,
fleksibilitas sendi dan respon kardiovaskular kita meningkat. Oleh karena itu
salat Tarawih memungkinkan para lansia tetap siap ketika menghadapi kesulitan
tak terduga yang dapat melukai tubuhnya. Tarawih akan meningkatkan daya tahan
dan kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.
- Cara lain diet sehat Anda
Cara mengeluarkan tanpa menambah nafsu makan adalah shalat. Kombinasi dari
pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai Tarawih akan membantu
mengurangi berat badan. Berat badan akan tetap terkontrol jika tidak makan
terlalu banyak pada sahur dan buka puasa serta rajin melakukan Tarawih.
- Menjaga suasana hati
Olahraga dapat juga meningkatkan suasana hati dan kualitas hidup sekaligus mengurangi
kecemasan dan depresi. Seorang peneliti dari Universitas Harvard, Dr Herbert
Benson, menemukan bahwa melafalkan do'a dan ayat kitab suci ditambah aktifitas
ringan akan memicu relaksasi yang dapat menurunkan tekanan darah, tingkat
pernapasan dan denyut jantung.
Maka dari itu, Tarawih juga bisa membuat pikiran berada dalam keadaan rileks.
Keadaan tenang pikiran ini juga mungkin dipicu pelepasan hormon encephalins dan
endorfin ke dalam sirkulasi darah.

No comments:
Post a Comment