Friday, August 3, 2012

Manfaat Dibalik Shalat Tarawih


Ramadhan tiba, selain kolak dan kurma ada yang khas tentunya ketika waktu berbuka telah berlalu, shalat tarawih. Tahukah Anda jika gerakan-gerakan dalam shalat dapat meningkatakan fleksibilitas dan kebugaran otot tubuh Anda, begitu juga dengan shalat tarawih yang umumnya memiliki durasi lebih panjang.

Dr. Ibrahim B. Syed, Ph. D, seorang profesor kedokteran klinis dari University of Louisville School of Medicine mengatakan bahwa tingkat metabolisme otot akan meningkat ketika melakukan shalat juga menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot. Keadaan in akan menyebabkan vasodilatasi, yaitu peningkatan kaliber darah, sehingga memungkinkan darah kembali mengalir ke jantung dengan mudahnya.
Menurutnya juga, glukosa darah dan plasma insulin mulai meningkat dalam waktu 1 jam atau lebih setelah berbuka puasa. Glukosa dan gula darah mencapai tingkat tinggi dalam waktu 1 atau 2 jam kemudian. Saat masuk salat tarawih, glukosa yang beredar akan dimetabolisme menjadi karbon dioksida dan air agar tetap stabil.


Selain shalatnya, doa-doa yang dilantunkan selama Tarawih membantu pengeluaran kalori ekstra dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, mengurangi stres, kecemasan dan depresi.

Ada juga beberapa manfaat seperti berikut :

  • Menjaga kebugaran fisik

Saat melakukan sedikit upaya tambahan dalam melakukan salat Tarawih, terjadi peningkatan daya tahan, stamina, fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Shalat akan menghasilkan suatu perubahan fisiologis yang sama seperti ketika jogging atau berjalan, namun tanpa ada efek samping apapun.

Penelitian yang dilakukan terhadap 17.000 orang alumni Harvard memberikan bukti kuat bahwa latihan aerobik setara dengan joging sekitar 3 mil sehari, meningkatkan kesehatan dan dapat memperpanjang usia. Pria yang mengeluarkan energi sekitar 2000 kkal setiap minggu memiliki angka kematian 1/4 sampai 1/3 kali lebih rendah dibandingkan yang sedikit atau tidak berolahraga.

  • Menambah daya tahan lansia

Makin tua diri kita makin berkurang pula aktivitas yang dapat kita lakukan. Hal tersebut dikarenakan tulang kita yang makin menipis. Apabila kita tidak merawatnya, maka resiko terkena osteoporosis makin besar. Gangguan seperti ini paling sering dialami oleh wanita yang memasuki menopause aibat adanya penurunan hormon estrogen.


Gerakan berulang dan teratur selama salat membuat kekuatan otot, tendon, fleksibilitas sendi dan respon kardiovaskular kita meningkat. Oleh karena itu salat Tarawih memungkinkan para lansia tetap siap ketika menghadapi kesulitan tak terduga yang dapat melukai tubuhnya. Tarawih akan meningkatkan daya tahan dan kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.

  • Cara lain diet sehat Anda

Cara mengeluarkan tanpa menambah nafsu makan adalah shalat. Kombinasi dari pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai Tarawih akan membantu mengurangi berat badan. Berat badan akan tetap terkontrol jika tidak makan terlalu banyak pada sahur dan buka puasa serta rajin melakukan Tarawih.

  • Menjaga suasana hati

Olahraga dapat juga meningkatkan suasana hati dan kualitas hidup sekaligus mengurangi kecemasan dan depresi. Seorang peneliti dari Universitas Harvard, Dr Herbert Benson, menemukan bahwa melafalkan do'a dan ayat kitab suci ditambah aktifitas ringan akan memicu relaksasi yang dapat menurunkan tekanan darah, tingkat pernapasan dan denyut jantung.

Maka dari itu, Tarawih juga bisa membuat pikiran berada dalam keadaan rileks. Keadaan tenang pikiran ini juga mungkin dipicu pelepasan hormon encephalins dan endorfin ke dalam sirkulasi darah.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...