Anda
merasa penasaran bagaimana memiliki momongan kembar tapi tak tahu caranya?
Tidak sedikit orang yang menginginkan bayi kembar masuk dalam kehidupan mereka,
tetapi kadang faktor ketrunan yang sepertinya tidak memiliki sejarah anak
kembar di keluarga menyusutkan niat Anda.
Dapat
dikatakan jka tidak semua ibu mampu memiliki harapan untuk mengandung anak
kembar. Perbandingan terjadinya kelahiran kembar dikatan hanya tejadi 1
diantara 33 kehamilan. Jangan kecewa dulu, beberapa studi yang terkait
menyatakan bahwa ibu-ibu lainnya pun bisa mengusahakan untuk melahirkan bayi
kembar.
Pada
dasarnya, ditinjau secara ilmiah, ada tiga hal yang memperbesar kemungkinan
Anda untuk bisa melahirkan bayi kembar.
- Usia.
persentase kehadiran bayi kembar Anda akan meningkat apabila Anda hamil di
sekitar usia 35 tahun. Dengan kata lain, Anda memiliki kesempatan yang cukup
besar jika hamil di usia 30-35an. Tapi ingat, hamil di usia tersebuit bukanlah
tanpa resiko.
- Obat.
jika Anda mengetahui obat-obatan yang mendukung terjadinya ovulasi atau in-vitro
fertilization (IVF), maka besar kemungkinan dengan menggunakan obat
tersebut bisa meningkatkan kesempatan hadirnya bayi kembar dalalm rahim Anda.
- Keturunan
Tidak dapat dihindari jika faktor genetik keturunan menyumbang lebih besar kesempatan
untuk memiliki bayi kembar. Apabila dalam keluarga anda ada yang memiliki
keturunan kembar, berarti Anda kemungkinan memiliki keturunan kembar fraternal
(dizygotic).
Anda mungkin mewarisi gen yang bisa menyebabkan Anda melepaskan lebih dari satu
telur dalam sekali waktu, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan bayi kembar.
Alternatif
lainnya bagia Anda yang amat mendambakan anak kembar adalah program bayi tabung.
Program ini tidak lagi hanya diikuti oleh pasangan yang sulit memiliki anak. Resiko?
Tentu ada. Dibandingkan satu bayi, mengandung dua bayi atau lebih menyimpan
risiko kesehatan, diantaranya adalah kelahiran prematur, bayi dengan bobot
kurang, dan cacat pada bayi.

No comments:
Post a Comment