Sunday, July 29, 2012

Bayi Kembar Tidaklah Selalu Mustahil Terjadi


Anda merasa penasaran bagaimana memiliki momongan kembar tapi tak tahu caranya? 

Tidak sedikit orang yang menginginkan bayi kembar masuk dalam kehidupan mereka, tetapi kadang faktor ketrunan yang sepertinya tidak memiliki sejarah anak kembar di keluarga menyusutkan niat Anda.


Dapat dikatakan jka tidak semua ibu mampu memiliki harapan untuk mengandung anak kembar. Perbandingan terjadinya kelahiran kembar dikatan hanya tejadi 1 diantara 33 kehamilan. Jangan kecewa dulu, beberapa studi yang terkait menyatakan bahwa ibu-ibu lainnya pun bisa mengusahakan untuk melahirkan bayi kembar.

Pada dasarnya, ditinjau secara ilmiah, ada tiga hal yang memperbesar kemungkinan Anda untuk bisa melahirkan bayi kembar.


  • Usia.
persentase kehadiran bayi kembar Anda akan meningkat apabila Anda hamil di sekitar usia 35 tahun. Dengan kata lain, Anda memiliki kesempatan yang cukup besar jika hamil di usia 30-35an. Tapi ingat, hamil di usia tersebuit bukanlah tanpa resiko.



  • Obat.
jika Anda mengetahui obat-obatan yang mendukung terjadinya ovulasi atau in-vitro fertilization (IVF), maka besar kemungkinan dengan menggunakan obat tersebut bisa meningkatkan kesempatan hadirnya bayi kembar dalalm rahim Anda.



  • Keturunan
Tidak dapat dihindari jika faktor genetik keturunan menyumbang lebih besar kesempatan untuk memiliki bayi kembar. Apabila dalam keluarga anda ada yang memiliki keturunan kembar, berarti Anda kemungkinan memiliki keturunan kembar fraternal (dizygotic). Anda mungkin mewarisi gen yang bisa menyebabkan Anda melepaskan lebih dari satu telur dalam sekali waktu, sehingga memungkinkan untuk mendapatkan bayi kembar.


Alternatif lainnya bagia Anda yang amat mendambakan anak kembar adalah program bayi tabung. Program ini tidak lagi hanya diikuti oleh pasangan yang sulit memiliki anak. Resiko? Tentu ada. Dibandingkan satu bayi, mengandung dua bayi atau lebih menyimpan risiko kesehatan, diantaranya adalah kelahiran prematur, bayi dengan bobot kurang, dan cacat pada bayi.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...