Sunday, July 29, 2012

Atur Nafas Anda, Jogging Jadi Lebih Sehat


Bagi Anda yang memilih hobi dan berolahraga dengan berjogging, jika Anda hanya berpikir olahraga tersebut hanya mengandalkan kaki lalu dinbantu dengan sedikit bantuan lengan, hal itu bisa jadi adalah salah besar. Hal penting lainnya sebenarnya terletak pada sistem pernafasan kita. Semakin banyak kita bisa membawa oksigen dalam paru-paru, semakin kuat kita dalam berlari.


Saat kita berlari, maka dengan sendirinya akan kehabisan nafas, hal ini dikarenakan otot-otot dalam tubuh kita membutuhkan oksigen lebih banyak saat beraktifitas fisik. Selain otot, paru-paru juga bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen dari udara.


Adalah pola pernapasan yang efisien saat berlari akan membuat kita lebih efektif dan efisien dalam mendapatkan oksigen ke otot sehingga meningkatkan daya tahan dan bisa berlari lebih jauh serta lebih nyaman.

Poin pentingnya adalah mengoptimalkan ritme napas, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk memperkuat nafas anda pada saat Anda berlari:
 

  • Bernafas dengan mulut
Menggunakan mulut untuk bernafas memungkinkan kita untuk lebih banyak mengambil oksigen dan mengeluarkan karnon dioksida dibandingkan dari hidung. Jika Anda sering bernafas dari hidung sambil berlari, hal itu akan membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung mengepal atau mengeras.

Sedangkan bernafas lewat mulut akan mendorong otot-otot wajah untuk rileks sehingga menciptakan ketenangan dan lebih santai. Jika Anda mulai merasa kehabisan napas maka coba untuk perlambat sedikit larinya.
 

  • Lebih sering menggunakan pernapasan perut
Cobalah untuk bernafas dari perut atau diafragma dan bukan dari dada. Unuk melatihnya, Anda cukup berbaring terlentang dan lihat gerakan perut saat bernapas. Jika Anda bernafas dengan benar maka seharusnya perut akan naik-turun setiap kali napas, sementara dada hanya bergerak sedikit.Terapkan cara bernafas ini pada saat berlari.
 

  • Ambil nafas yang pendek dan dangkal
jangan sering-sering menarik nafas terlalu panjang,l hal tersebut malahan akan membuat Anda tidak mampu belari jauh atau lama. Untuk itu, bernapaslah pendek secara dangkal sehingga lebih mudah mengatur napas.

 

  • Beri irama pada nafas
Hal yang tak kalah pentingnya adalah bernafas dengan konsisten dan memiliki irama, seberepapun cepatnya Anda mencoba berlari coba untuk memiliki irama dalalm bernafas. Misalnya bernafaslah 1 kali tiap 2 atau 3 langkah. Sesuaikan pola ini dengan tubuh Anda.
 

  • Cermati nafas Anda
Coba rasakan nafas anda dengar mendengarkan suaranya.  Jika nafas Anda mulai terdengar terengah-engah maka kurangi kecepatan berlari, jika sudah mulai stabil Anda bisa mulai dengan perlahan meningkatkan kecepatan.

Bernafas dengan benar dan baik nantinya akan sangat baik untuk menurunkan stress jiga meningkatkan stamina fisik Anda. Mungkin belajar untuk fokus pada pernapasan saat berlari tidaklah mudah, akan tetapi hal ini bisa dilatih ketika Anda sedang berjalan hingga nantinya tubuh menjadi terbiasa.

 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...