Terkadang wanita menemukan bahwa pacarnya terlalu
dingin akibat jarang menyatakan perasaan cintanya pada si wanita. Tidak jarang
banyak wanita yang kesal akan keadaan ini, seolah ragu akan cinta si pria
terhadap mereka. Tapi sebenarnya hal tersebut memiliki alasan. Oleh sebab itu, hendaknya kaum wanita paham
mengapa para pria jarang mengucapkan “I Love You” sebelum buru-buru curiga pada
pasangannya akan kesungguhan cinta mereka.
- Mengungkapkan cinta, “aneh”
Bagi pria—atau bahkan sebagian besar oarang―dianggap terlalu aneh jika terlalu
sering diucapkan. Biasanya mereka berpikir bahwa ada suatu saat yang tepat
untuk menyatakannya, agar kata-kata yang diucapkan terasa lebih bermakna dan
tersirat kesungguhan dari kata-kata tersebut.
- Mereka pikir Anda sudah paham
Sebagian besar pria lebih mementingkan tindakan daripada ucapan. Ketika sekali
pasangan anda menyatakan cinta pada anda, maka cukuplah bagi anda untuk
meyakininya tanpa harus diungkapkan berkali-kali. Mereka akan berpikir sudah
cukup lewat gerak-gerik dan perhatian yang telah mereka berikan, bukanlah suatu
kewajiban baginya untuk terus-menerus mengucapkan cinta.
- Terlalu sering = palsu
Terlalu sering mengungkapkan “Cinta” hanya akan menambahkan kesan “palsu”
untuk mereka, hal itu akan terlihat ketika tidak adanya mood untuk mengatakan tapi anda terus memaksanya. Maka, terkadang
mereka akan menunggu momen yang tepat untuk menyatakannya saat mereka
benar-benar merasakan “Cinta”.
- Malu
Salah satu alasan lainnya adalah malu. Rasa malu itu akan berubah menjadi malas
apabila anda terus saja memaksanya untuk mengatakan perasaannya di depan teman
atau keluarga. Mereka akan merasa terpaksa dan bisa saja anda akan lama
mendengar kata itu dari mulutnya lagi
- Bukan suatu kewajiban
Anda memang menjalin hubungan dengannya, akan tetapi bukanlah kewajibannya
untuk selalu mengatakan bahwa dian mencintai anda setiap hari. kata “aku
menyayangimu” akan kehilangan suatu esensi yang penting dalam hati jika
terus-menerus dikatakan pria pada wanita tiap menjelang tidur. Ungkapan
sebenarnya adalah datang dari hati dan bukanlah menjadi tugas untuk diucapkan
tiap harinya, meski kadang kala akan terasa romantis.
No comments:
Post a Comment