Sunday, July 22, 2012

Pekerjaan Ayah Bisa Timbulkan Cacat Pada Anak


Pekerjaan orang tua kita merupakan suatu pilar perekonomian keluarga. Terutama pekerjaan dari ayah kita. Namun, tidak semua pekerjaan tiap ayah baik bagi bayi mereka. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa beberapa pekerjaan yang dilakukan di bulan-bulan awal sebelum kehamilan anak dimungkinkan dapat menambah risiko bayi memiliki cacat bawaan.

Sekitar 63 jenis pekerjaan yang dianalisis, seperti: matematikawan, fisikawan, ilmuwan komputer, artis, fotografer dan editor foto, pelayan restoran, tukang kebun, penata rambut dan tata rias artis, pekerja kantoran, pembuat mebel, pekerja di bidang minyak dan gas, pekerja industri kimia, pekerja di bidang percetakan, serta pengemudi dan lain sebagainya.
Para peneliti belum memiliki dugaan pasti mengenai pengaruh apa yang mungkin membawa cacat bawaan pada anak terhadap pekerjaan si ayah. Tetapi, para peneliti berhasil menemukan adanya hubungan antara jenis pekerjaan yang sering terpapar bahan kimia (seperti artis, pekerja di bidang kimia, obat-obatan, cat atau percetakan) dengan meningkatnya risiko bayi yang memiliki cacat bawaan di bagian mata, jantung dan usus, atau celah mulut (sumbing).
Penelitian tersebut dilakukan oleh University of North Carolina, Amerika Serikat. mereka  mengumpulkan riwayat pekerjaan dari 14.000 ayah di Amerika Serikat antara tahun 1997 hingga 2004. 10.000 di antaranya memiliki anak yang lahir dengan cacat bawaan, sedangkan 4.000 lainnya memiliki anak tanpa cacat bawaan. Pekerjaan yang diteliti adalah yang dilakukan ayah sebelum kehamilan hingga satu bulan pertama kehamilan. Kemudian pekerjaan tersebut dibagi ke dalam 63 jenis berdasarkan asumsi paparan bahan kimia yang mungkin mengenainya. Terakhir, pekerjaan-pekerjaan tersebut dikaitkan dengan lebih dari 60 jenis cacat bawaan yang dimiliki bayi mereka.
Hanya sekitar 1/3 pekerjaan yang tidak berasosiasi dengan peningkatan risiko cacat bawaan. Pekerjaan-pekerjaan tersebut antara lain: arsitek dan desainer, pekerja di bidang kesehatan, dokter gigi, pemadam kebakaran, nelayan, pekerja di perakitan mobil, pekerja peleburan dan pengecoran, tukang batu, pembuat kaca, masinis, tentara dan supir angkutan umum.
Kemudian, beberapa jenis pekerjaan yang secara khusus menyebabkan peningkatan risiko bayi mengalami cacat bawaan tertentu adalah artis (untuk cacat bawaan di bagian mata, mulut, telinga, usus, kaki dan jantung), fotografer dan pengolah foto (untuk katarak, glaukoma, tidak ada atau tidak lengkapnya jaringan pada mata), serta penata atau tukang kebun (untuk kelainan usus).

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...