Maag adalah penyakit penyakit yang
sering kali disebabkan oleh pola makan seseorang yang buruk seperti kurang
teratur atau berlebihan. Jika memang diakibatkan pola makan, maka apakah
penyakit maag ini dapat disembuhkan?
Jika maag disebabkan oleh fungsional maka bisa disembuhkan dengan mengetahui pemicunya, menghindari dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Sejatinya maag sendiri dibagi menjadi 2 yaitu sakit maag fungsional (tidak ada kelainan pada anatomi) dan sakit maag organik (adanya kelainan dalam anatomi seperti luka atau lecet).
Saat ini sebagian besar penderita yang ada tergolong dalam kelompok maag fungsional yaitu hampir 86 persennya. Untuk maag fungsional terkadang dapat disebabkan karena faktor psikis seperti cemas berlebihan, stres, atau akibat pola makan yang tidak sehat misalnya tidak teratur, mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan pedas juga sering merokok.
Maag sendiri merupakan penyakit yang menyerang alat pencernaan terutama lambung, namun pada beberapa kasus yang ada maag bisa menjangkiti sampai ke usus maupun kerongkongan. Gejala yang muncul adalah rasa tidak nyaman, sakit di ulu hati, mual, muntah, kembung, cepat kenyang dan nafsu makan berkurang. Bila kita dapat mengetahui pemicunya, menghindari pemicunya seperti kurangi stres, pola makan sehat, makan teratur dan mendapatkan pengobatan yang tepat, maka tidak tertutup kemungkinan maag akan hilang atau tidak ada keluhan lagi.
Sedangkan jika maag dikaitkan dengan puasa, maka dengan melakukan puasa pasien maag fungsional akan berkurang keluhannya dan merasa lebih sehat. Ini karena selama puasa pasien pasti akan makan lebih teratur yaitu hanya pada saat sahur dan saat berbuka serta mengurangi camilan.
Namun jika yang dialami adalah maag organik, baik yang akut atau tidak perlu hal tersebut harus diobati terlebih dahulu dan berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan untuk dapat menentukan apakah penderita boleh berpuasa atau tidak.
No comments:
Post a Comment